Image Hosted by ImageShack.us

Iklan

Image Hosted by ImageShack.us

Rabu, 01 Oktober 2008

Sejarah Agama Hindu


Munculnya Peradaban Lembah

n      Dimulai dari tahun 2500-1700 SM.

n      Didirikan oleh bangsa Troya.

n      Meluas dari lembah sungai indus ke lembah sungai Ghaggar-hakra, lembah sungai Gangga, Gujarat, Delhi dan bagian utara Afganistán.

n      Peradaban sungai indus sendiri berpusat di Mohenjo-daro dan Harappa (yang sekarang adalah Pakistan) dan Dholavira.

n      Peradaban ini ada sebelum adanya kitab-kitab agama Hindu (weda)

Peradaban Mohenjodaro dan Harappa

n      Dua kota ini diperkirakan ditempati oleh bangsa Dravida

n      Memiliki tata kota yang cukup sempurna, dimana telah ada sistem irigasi yang bagus, pembangkit listrik dan tempat pusat pemerintahan.

n      Tingkat kepadatan penduduk di masing-masing kota itu pernah mencapai 30 hingga 40 ribu penduduk.

n      Kota ini dibagi menjadi 2 bagian, bagian administratif dan bagian pemerintahan.

n      Bagian pemerintahan: pusat pemerintahan masing-masing kota, terletak terpisah dari pemukiman penduduk.

n      Bagian administratif: daerah pemukiman penduduk, dimana terjadi kegiatan ekonomi disana.

n      Masyarakat pada masa itu sudah mulai mengenal teknologi sederhana, dibuktikan dengan adanya penggunaan kapak, barang-barang dari perunggu, alat pemintal dan penenun wol dan cotton.

n      Mereka juga pernah menjalankan perdagangan antarabangsa dengan bandar Ur di Mesopotamia. [ditemukannya benda-benda dari India di Mesopotamia].

n      Masyarakat pada saat itu sangat mudah berasimilasi atau menerima kebudayaan baru dari luar.

Sistem Kepercayaan Sebelum Invasi Bangsa Arya

n      Masyarakat ini memiliki kepercayaan animisme.

n      Mereka menyembah binatang, terutama lembu yg. dianggap suci dan batu.

n      Penemuan topeng dan patung membuktikan bahwa masyarakat Indus menyembah Dewa Siva(Pashupati) dan Dewi Shakti (Mother Goddess) yang bermuka tiga.

n      Penemuan sebutir batu hitam digelar 'lingga' yang menyerupai Dewa Siva.

n      Mereka tidak membuat kuil, sebaliknya upacara keagamaan akan diadakan di rumah.

n      Mereka menjalankan ritual pemakaman dan pembakaran mayat dijalankan dan abu mayat akan dibuang ke sungai.

n      Hingga tahun 1500 SM, kedatangan Bangsa Arya akan membawa masuk ajaran polytheisme.

Kehancuran Peradaban Mohenjodaro dan Harappa

n      Mulai terjadi penurunan peradaban sekitar tahun 1800 SM.

n      Belum diketahui pasti penyebab penurunan ini, tetapi diperkirakan karena adanya bencana alam dan perubahan iklim.

n      Kedatangan Bangsa Arya ke mohenjodaro dan harappa pada saat terjadi penurunan kebudayaan pada tahun 1500 SM.

Dominasi Bangsa Arya

n      Bangsa Arya adalah bangsa nomaden yang berasal dari Asia tengah.

n      Bangsa Arya memasuki India melalui Celah Khaibar.

n      Pada saat kedatangannya, Bangsa Arya langsung dapat mengambil alih pusat pemerintahan di sekitar sungai indus, yamuna dan sungai gangga.

n      Hal itu terjadi karena sifat alami masyarakat pada saat itu adalah sangat terbuka terhadap kebudayaan luar, mereka dapat dengan mudah menerima budaya baru dan berasimilasi dengannya.

n      Ditambah dengan kemunduran peradaban yang terjadi pada masa itu.

n      Jadilah Bangsa Arya mendirikan peradaban baru di sana.

n      Tidak keterangan yang jelas tentang nasib bangsa-bangsa yang tempatnya di ambil alih oleh Bangsa Arya

  • Ada yang mengatakan mereka berpindah tempat seiring dengan kedatangan Bangsa Arya dan pergeseran aliran-aliran sungai di India.
  • Ada juga yang mengatakan bahwa mereka tidak sama sekali berpindah, mereka malah bekerja sama dengan Bangsa Arya tersebut.
  • Ada juga yang mengatakan bahwa mereka akhirnya tinggal di bukit-bukit di bagian utara India.

Peninggalan Peradaban Mohenjodaro dan Harappa

n      Reruntuhan perkotaan yang tertata sangat teratur dengan sistem irigasi yang nyaris sempurna. Dengan tata kota:

            a. Rumah-rumah dibangun di tepi jalan raya. Semua pintu rumah menghadap ke jalan raya.

            b. Jalan-jalan di kota teratur dan lurus. Lebar jalan 10 meter dan dibuat semacam trotoar sekitar 0,5 meter.

            c. Wilayah kota dibagi menjadi blok-blok berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang. Blok-blok terbagi menjadi lorong-lorong yang saling memotong sehingga udara leluasa bertiup.

            d. Adanya saluran air yang mengalir di bawah jalan dan langsung menuju ke sungai.

            e. Kamar-kamar di rumah penduduk dilengkapi jendela yang lebar sehingga sirkulasi udara lancar.

            f. Saluran pembuangan limbah dari kamar mandi dan jamban dihubungkan langsung dengan jaringan saluran umum.

            g. Bangunan yang terdapat di dalam benteng bermacam-macam yaitu; kolam pemandian umum dilengkapi pipa-pipa air, gudang gandum, tempat bermusyawarah dan tempat pemujaan. Selain itu ada tempat peleburan logam dan tempat menenun kain.

n      Tulisan bercorak piktografis

n      Patung-patung yang menunjukkan adanya pemujaan terhadap dewa atau dewi tertentu.

Vedic Period

n      Dimulai sejak kedatangan Bangsa Arya ke India

n      Bangsa Arya lah yang dipercaya sebagai bangsa yang pertama kali membawa kitab suci weda (berisikan lagu-lagu pemujaan kepada dewa-dewi, pengorbanan-pengorbanan untuk dewa-dewi dan ramalan-ramalan masa depan).

n      Pada tahun 800 SM, Bangsa Arya telah dapat mengambil alih pemerintahan di bagian utara India.

n      Pada masa inilah sistem kasta dikenal.

            1. Brahmana (pendeta)

            2. Ksatria (bangsawan)

            3. Waisya (petani dan pedagang)

            4. Sudra (pelayan dan pesuruh)

Isi Kitab Weda

n      Pada masa itu, kitab weda yang merupakan kitab suci agama Hindu berisikan lebih banyak informasi tentang Bangsa Arya.

n      Dewa-dewi utama dalam agama Hindu.

n      Ritual- ritual keagamaan (meliputi ritual kelahiran, pernikahan, kematian).

n      Tradisi-tradisi masyarakat India pada masa itu.

n      Cerita dan literatur-literatur kuno (seperti Mahabrata dan Upanishads).

Cerita Mahabrata

n      Sebuah karya sastra kuno yang konon ditulis oleh Begawan Byasa atau Vyasa dari India.

n      Buku ini terdiri dari delapan belas kitab, maka dinamakan Astadasaparwa (asta = 8, dasa = 10, parwa = kitab).

n      Dikumpulkan semenjak abad ke-4 sebelum Masehi.

n      Kisah konflik para Pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus Korawa, mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina.

n      Puncaknya adalah perang Bharatayuddha di medan Kurusetra dan pertempuran berlangsung selama delapan belas hari.

n      Ditulis dalam bahasa Sansekerta

n      Menceritakan perang, yang dipercaya merupakan perang nuklir, dengan bukti:

n      1. Arkeolog menemukan banyak sekali puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai.

n      2. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 C, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian.

n      3. Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus.

n      4. Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan di dalam bangunan juga telah dikacalisasi.

n      5. Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjodaro mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir skala besar.

n      6. Dalam sebuah seloka mengenai Mahabrata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali dengan senjata nuklir masa kini.

Perang di Kurukshetra (Dalam Kisah Mahabrata)

n      Waktu terjadinya perang telah dicoba dihitung dengan menggunakan banyak cara, mulai dari perhitungan bulan, hingga analisa radiokarbon, tetapi masih belum dapat dipastikan waktu terjadinya perang tersebut:

 

            1. Dr. S. Balakrishna menyatakan bahwa perang tersebut terjadi tahun 2559 SM dengan memperhitungkan gerhana bulan.

            2. Prof. I.N. Iyengar memperkirakan perang tersebut terjadi tahun 1478 SM dengan memperhitungkan gerhana dan garis lurus planet Saturnus+Jupiter.

            3. Dr. B.N. Achar menyatakan bahwa perang tersebut terjadi tahun 3067 SM dengan memperhitungkan posisi planet-planet yang dicantumkan dalam Mahabharata.

Perang di Kurukshetra (Dalam Kisah Mahabrata)

n      Dengan perang ini, dapat dibuktikan bahwa pada masa itu, masyarakat sudah mengenal strategi perang yang baik, dengan adanya:

            a. Pembagian divisi militer dan persenjataan.

            b. Formasi militer

            c. Aturan perang, diantaranya:

n      Tidak boleh membunuh atau melukai prajurit yang tidak bersenjata.

n      Tidak boleh membunuh atau melukai prajurit yang dalam keadaan tidak sadar.

n      Tidak boleh membunuh atau melukai seseorang atau binatang yang tidak ikut berperang.

n      Tidak boleh membunuh atau melukai prajurit dari belakang.

Agama Buddha

n      Agama Buddha adalah agama yang benar-benar berasal dari India.

n      Dilambangkan dengan patung Sang Buda yang duduk bersila di atas bunga teratai, bertapa untuk bisa mencapai kesucian.

n      Banyak mengajarkan norma-norma untuk saling mengasihi sesama manusia.

n      Sangat berkembang di masa Dinasti Maurya, walaupun bukan agama kerajaan pada masa itu, AShoka membangun banyak kuil yang memiliki arsitektur yang indah sebagai tempat mengajarkan agama Buda.

n      Lambang dari negara India (berbentuk singa) diambil dari salah satu pilar yang ada pada kuil buatan Ashoka tersebut.

Zaman Kerajaan

n      Mulai pada abad ke-7 SM, banyak daerah-daerah di India yang berkembang dan bersatu, kemudian membentuk banyak kerajaan.

n      Mencakup wilayah dari Afghanistan hingga Bihar.

n      Mulai diajarkan cara-cara menulis pada masyaarakat di kuil-kuil.

n      Pada masa itu, kepercayaan Hindu yang sangat berkembang pada vedic period, sempat berkembang menjadi beberapa agama lain.

n      Kuil-kuil pada masa itu dijadikan sekolah.

n      Terbagi menjadi 2 agama, Buda dan Jainisme.

n      Pusat pemerintahan pada masa itu terletak di bagian timur lembah sungai Gangga (yang sekarang di kenal dengan nama bihar).

n      Kerajaan pertama yang cukup besar bernama Kerajaan Magadha (yang terus bertahan sampai abad ke-4 SM).

Kerajaan Maurya

n      Kerajaan ini berawal pada abad ke-6 SM.

n      Awalnya merupakan kerajaan-kerajaan kecil

n      Kerajaan-kerajaan di India Utara pada masa ini menghadapi ancaman serangan dari orang Yunani.

n      Kemudian bersatu dibawah pimpinan Chandragupta Maurya untuk mengatasi masalah ini setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Magadha.

n      Penyatuan ini menghasilkan pembentukkan Kerajaan Maurya yang terbentang dari Teluk Bengal ke Pergunungan Hindu Kush.

n      Ibu kotanya terletak di Pataliputra.

n      Puncak perluasan Kerajaan Maurya tercapai di bawah pimpinan Asoka (273-232 SM) yaitu oleh Maharaja Maurya teragung.

n      Kerajaan ini meliputi hampir seluruh India kecuali bagian selatan yang dipimpin oleh Bangsa Dravida.

n      Kematian Asoka pada tahun 232 SM melemahkan Kerajaan Maurya.

n      Kerajaan kecil mengambil alih pemerintahan dan akhirnya kerajaan ini benar-benar jatuh pada tahun 185 SM.

Kerajaan-Kerajaan Setelah Kerajaan Maurya

n      Sebenarnya, pada tahun 180 SM, Bangsa Yunani sudah mulai menguasai sedikit bagian Barat Laut India.

n      Setelah kehancuran Kerajaan Maurya, mulailah raja yunani, Menander, memperluas kekuasaaanya ke bagian utara India.

n      Terjadi pengambil alihan kekuaasan oleh Kerajaan Sunga, yang merupakan kerajaan terkuat setelah hancurnya Kerajaan Maurya pada 185 SM (pengambilan kekuasaan ini belum dapat mencakup seluruh bagian India).

n      Beribu kota di bagian utara India.

n      Yang kemudian berpindah lagi ke Dinasti Andhra pada tahun 28 SM, setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Sunga.

n      Memindahkan ibu kotanya ke bagian selatan India.

Kerajaan-Kerajaan Setelah Kerajaan Maurya

n      Kemudian selama ± 4 abad (hingga abad ke-3 M) ada beberapa pembagian kekuasaan di India.

            a. Bagian selatan dan tengah dikuasai oleh Dinasti Andhra.

            b. Bagian tenggara dikuasai oleh Maha-Meghavahanas.

            c. Bagian barat daya dan sedikit bagian selatan dikuasai oleh Chola dan Pandya.

n      Pemegang kekuasaan terluas terakhir  adalah Kushanas yang berasal dari Asia Tengah.

n      Kerajaannya meluas dari Afhanistan hingga bagian timur Uttar Pradesh, termasuk di dalamnya Gujarat dan India bagian tengah.

n      Dia pun turut mengembangkan ajaran Buddha di India.

n      Dia dikenal sebagai 1 dari 4 orang dalam agama Buddha yang mengembangkan ajaran Buddha Mahayana.

n      Pada masanya, Buddha menyebar hingga Asia tengah, Asia Tenggara dan China.

n      Pada masanya pula, barang-barang seni India (terutama patung Buddha) meluas ke berbagai tempat.

Peninggalan Kebudayaan India Kuno

n      Kepercayaan:

            1. Hindu

            2. Buddha

            3. Jainisme

n      Sastra :

            1. Cerita Mahabrata yang sangat terkenal bahkan dianggap suci oleh penganut ajaran Hindu.

            2. Cerita Ramayana.

Peninggalan Kebudayaan India Kuno

n      a. Seni arsitektural, dengan ciri-ciri yang menonjol:

            1. Bangunannya memiliki skala yang besar.

            2. Dapat dikatakan bersifat gigantik.

            3. Menggunakan corak dan hiasan yang bersifat sangat mendetail dengan gambar hewan, tumbuhan, manusia atau monster yang memiliki makna-makna khusus.

            4. Bangunan yangdibuat memiliki kubah yang bertingkat.

            5. Biasanya bangunan menggunakan material yang berasal dari batu corbelet.